Apa Ada Ikan seperti dia?

Aku suka Raditya Dika, dia menulis buku, tepat waktu, dan pemikiran lainnya. Kisah ini ada di dalam salah satu bukunya.

Buku Raditya Dika itu ringan-ringan, membaca bukunya menjadi merasa dekat dengan personal penulisnya. Tentu saja bukan Raditya Dika yang sekarang. Raditya Dika yang sekarang tentu saja lebih besar dikenal sebagai komik Stand Up Comedy.



Ini kisah di dalam salah satu bukunya.

Pada suatu waktu patah hati lah dia, wajahnya murung. Ia berada di ruang makan bersama ibunya. Dia bercerita soal putus cintanya. Tanggapan ibunya? “Putus lagi?” pertanyaan ini menandakan kalau sudah beberapa kali putus, entah dengan yang ini atau dengan yang sebelumnya.

Adegan selanjutnya adalah saat bapaknya pulang dari kantor, dengan baju khas bapak-bapak pulang kantor.

Pertanyaan pertama yang datang dari mulut bapaknya adalah “Kenapa kau Dika, suram betul wajah kau.”

Ibunya menjawab “putus cinta dia pa”

“Bah, putus lagi, tenang Dika, masih banyak ikan di laut.”

Raditya Dika menjawab, “Ikan di laut memang banyak, tapi apa ada ikan yang seperti dia?”

 

*cerita di atas tidak sama persis dengan yang di buku, hanya sepanjang yang aku ingat dari dalam bukunya. Cerita original dapat dibaca di buku Raditya Dika, sayangnya aku lupa buku yang mana.

0 Comments