Aku tak tahu kenapa dia selalu mengikuti, selalu menteror. Seolah olah energinya tidak ada habis habisnya. Kalau mengikuti kata Ebiet G. Ade "kemanapun aku pergi, bayang-bayangmu mengejar. Bersembunyi di manapun, selalu engkau temukan"
Barangkali itu memang kesaktianmu, siapa tahu itu memang keistimewaanmu. Tapi memang sih selalu, kamu selalu istimewa.
Namamu memang panjang, tapi maaf aku selalu mengingat setiap katanya, setiap susunan hurufnya. Khasmu.
Ya tersangka dari tukang teror itu adalah kamu, sesederhana potongan musik sangat mudah untuk mengingatmu. Itu salah satu alasan juga, kenapa aku menyimpan saja ocehanmu. Hehe. Untuk menemani tidur, juga untuk menggantikan musik-musik itu. Sekalian.
0 Comments