Pada masa suram seperti ini, matahari seolah tak terlihat meskipun ada. Matahari tentu biasa saja sikapnya tak ada perubahan berarti terhadapnya, dia bahkan tak mempedulikan entah sampai atau tidak sinar yang ia berikan. Ia hanya bertugas memberi tak lebih, tak juga minta imbalan. Tak berubah, dia tak berubah dalam menjalankan kewajibannya, menjalankan tugasnya. Hanya kita saja yang berbeda-beda sikap dalam memahami apa yang dia berikan. Mungkin ada yang bilang panas, ada yang bilang hangat. Ada yang misuh ada yang bersyukur. Tentu banyak hal contohnya, orang yang punya cucian tentu akan bersyukur berkat panas itu menjadi lsbih cepat kering. Berbeda dengan orang yang berjalan di jalan yang panas.

0 Comments